Menumbuhkan Nilai Baik Pada Diri Anak

Menumbuhkan Nilai Baik Pada Diri Anak

Saya baru membaca paragraf yang bagus sekali dari bukunya Laura Markham, & saya rasa penting sekali untuk dibagikan, terutama bagi ortu yang ingin menyerah dalam menghadapi tingkah laku yang menantang dari anak. 
Dikatakan bahwa anak toddler akan terus memukul, seberapapun sabarnya ortu mengajari anak bahwa memukul itu menyakitkan. Namun.. jangan menyerah! Penelitian menunjukkan bahwa anak kecil sering memukul, apapun yang dilakukan ortu, karena prefrontal cortex (yang mengatur kontrol diri) masih baru berkembang. Namun jika orang tua terus memberikan contoh serta mengajari anak dengan tenang, maka anak nantinya akan cenderung menunjukkan kemampuan untuk meregulasi emosi dibandingkan dengan anak yang tidak diberikan contoh & diajarkan hal tersebut. Kesabaran ortu akan memberikan perbedaan, meskipun tidak bisa dilihat. 
Kalau saya pikir seperti kata orang-orang ya bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Saya terkadang mendengar kalimat seperti, ngapain sih anak diajarin ini dan itu, ia kan belum ngerti. Namun justru, ketika belum mengerti, ketika otaknya masih berkembang, kita sebagai orang dewasa sudah mengajarkan & mencontohkan berbagai hal baik, maka anak akan membawanya secara tidak sadar ke dalam dirinya, dan akan lebih mudah baginya menerapkan berbagai nilai baik yang ada. 
Sehingga, percayalah, tidak ada yang sia-sia dari ortu terus mengupayakan & memberikan contoh baik pada anak, bahkan saat si anak masih dalam kandungan, karena sedikit atau banyak, hal tersebut pasti akan terserap anak kok. Dan kalaupun bukan untuk anak, untuk kita sendiri mendisiplinkan diri berbuat baik, kan nantinya juga berguna untuk diri sendiri, bukan? 
Nah di dalam buku-buku Rabbit Hole pun, kami selalu berusaha menyelipkan berbagai nilai baik, yang dapat membantu ortu menyampaikan nilai baik kepada anak. Seperti dalam #BukuEmosi , diharapkan mampu membantu orang tua mengenalkan emosi, agar nantinya anak mampu mengatur emosi. Memang saat bayi ini sudah dikenalkan emosi, ia sudah ngerti? Memang belum. Tapi ya itu tadi, jika sedari dini kita mengatur lingkungan positif bagi anak, memberi nilai baik, sehingga anak secara sukarela menumbuhkan berbagai nilai baik dalam dirinya ❤️

Posted on 2018-06-05 Home, Artikel Devi Raissa 0 62

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.