Pentingnya Cinta Ditanamkan Sejak Dini

Pentingnya Cinta Ditanamkan Sejak Dini

Kenapa orang yang satu berhasil, sedangkan orang lainnya gagal? 
Saya rasa, semua berawal dari pikiran. Banyak orang yang gagal, yang memandang orang lain lebih berhasil karena sudah punya berbagai fasilitas yang tidak ia miliki. 
Hal ini saya sadari ketika saya bertemu beberapa orang. Mereka mengatakan, bahwa jelas saja saya berhasil membangun perusahaan sendiri, karena saya memang sudah punya keluarga yang memiliki kekayaan. Ada juga yang bilang saya berhasil karena saya memiliki rekan dalam membangun bisnis ini, berbeda dengan mereka yang memulai bisnis seorang diri. Dan banyak komentar lainnya. 
Padahal ada banyak sekali tantangan yang kami alami saat membangun RH, namun tidak semuanya harus kami ceritakan. Intinya, setiap orang punya perjuangannya sendiri. Tidak ada orang yang membangun sesuatu, lalu segalanya mulus saja seperti jalan tol, tanpa hambatan. 
Yang terpenting adalah bagaimana kita memandang kesulitan yang ada di depan kita. Apakah kesulitan dipandang sebagai hambatan atau justru tantangan yang harus kita hadapi untuk naik level? Apa orang di sekitar kita yang berhasil, kita anggap sebagai sesuatu yang harus kita rutuki karena memiliki hidup yang lebih baik, atau menjadi sumber inspirasi?

Semuanya berpulang pada pola pikir. Saya merasakan, ketika saya sedang memandang sesuatunya negatif, segalanya pun akan menjadi negatif. Begitu juga sebaliknya. Persepsi kita itu selayaknya doa. 
Saya rasa, kunci seseorang berpikir positif, adalah ketika ia sedari dini dikelilingi oleh orang yang mencintai ia, apa adanya. Sehingga hidup yang selalu dikelilingi cinta, akan membuat ia pun mencintai sesama. 
Membuat anak pun tidak sanggup untuk berpikir negatif pada dunia di sekelilingnya. Karena ia sudah terbiasa merasakan cinta & itu juga yang ia ingin beri balik pada dunianya, cinta. Dengan pola pikir positif, akan ada banyak hal positif yang diberikan dunia pada si anak nantinya ❤️ .

Indah ya? Sederhana namun penting sekali hal ini ditanamkan sejak dini. Oleh karena itu, di setiap buku Rabbit Hole, selalu diselipkan adegan penuh cinta kasih dari ortu ke anak. Agar dalam dunia nyata, anak pun menyadari bahwa dirinya disirami banyak cinta di sekelilingnya

Posted on 2018-04-06 Home, Artikel Devi Raissa 0 246

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.