Pesan di balik Judul Hmmm...

Pesan di balik Judul Hmmm...

Sebenarnya ada maksudnya kenapa #BukuEmosi berjudul 'Hmmm...'. .

Hmmm... diasosiasikan dengan berpikir. Saya harap lewat buku ini, anak akan lebih mengenal emosinya. Ia akan tahu, bahwa : 'oooh perasaan yang enak ini, yang ada waktu aku dipeluk mama, namanya seneng toh' 'ooooh perasaan yang ga enak ini, kalau ada yang pukul aku itu, namanya marah toh'. .

Diharapkan setelah anak sudah berpikir, ia dapat mengambil jeda sejenak, untuk menentukan aksi / tindakannya untuk menghadapi perasaanya. Ia bisa berpikir sejenak. Melakukan hmmm... Apa yang harus ia lakukan. Jika ia bisa berpikir, ia akan lebih bisa menentukan : mau diam dan tonjok bantal sampai marahnya berkurang (setelah itu baru ngomong sama temennya rasa marahnya), alih-alih langsung pukul balik temannya sampai temannya kesakitan. Itu yang dinamakan regulasi emosi. Anak bisa meregulasi / mengatur emosinya. Berpikir sejenak, untuk menentukan tindakan terkait emosinya, agar tidak merugikan dirinya maupun orang lain. 
Yang terjadi saat anak marah guling-gulingan atau menangis sekuat hati, karena ia langsung lompat ke tindakan / aksi. Ia gak berpikir dulu. Gak melakukan hmmm dulu atas emosinya. Pokoknya ia merasa gak enak ya ia mau lepaskan saat itu juga. 
Memperkenalkan emosi sejak dini, artinya mengajarkan anak untuk berpikir sejenak akan emosinya dan tindakan apa yang akan ia lakukan terkait emosi. Agar ia dapat menentukan langkah bijak yang akan ia ambil agar ia tidak menyesal di kemudian hari. 
Jadi yuk kenalkan emosi sejak dini pada si kecil, Ayah Ibu. Menyelipkan moment hmmm dalam setiap emosi yang mereka rasakan. Agar mereka dapat meregulasi emosinya dengan baik. Salah satu cara pengenalannya bisa lewat #bukuemosi ini

Posted on 2018-02-12 Home, First category, Artikel 0 124

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Cari blog

Latest Comments

No comments