Berdamai dengan Masa Lalu

Berdamai dengan Masa Lalu

Jika belum berdamai dengan masa lalu.. bisa jadi kita merasa apapun yang dilakukan orang lain bertujuan 'MENYERANG' kita.

Pasangan menanggapi cerita kita tidak seperti biasanya, kita langsung menganggap ia tak lagi mencintai kita, padahal bisa saja karena ia sedang sakit gigi.

Anak menolah makanan yang kita buat, kita anggap anak sedang ingin menguji kesabaran kita. Padahal bisa jadi ia tidak suka dengan tekstur makannya.

Akhirnya.. bisa jadi kita marah, sedih, kecewa, pada orang-orang yang kita cintai (pasangan & anak kita) untuk hal yang tidak perlu.

Akhirnya bisa jadi hubungan & pengasuhan kita kurang optimal karena kita masih berkutat di masa lalu kita. Kita merasa apapun yang orang lain lakukan DI MASA SEKARANG.. karena mereka ingin menyerang kita & tak lagi mencintai kita, padahal..

Itu berakar karena kita merasa tidak dicintai di MASA LALU. 

Sehingga apapun yang orang lain lakukan DI MASA SEKARANG tidak akan pernah cukup, jika kita belum membasuh luka kita di masa lalu.

Kita akan selalu merasa kurang, merasa tidak dicintai, merasa diserang, padahal masalahnya bukan karena apa yang terjadi di masa sekarang. Namun karena luka masa allu itu masih menganga & tanpa sadar mengikuti kita. 

Sehingga yang perlu kita lakukan adalah.. membasuh luka kita. Menemukan apa luka kita, menerima dan lalu memaafkannya. Memang tidak mudah, dan butuh waktu panjang.

Namun jika kita mampu melakukannya, maka orang-orang di sekitar kita yang kita cintai tak perlu menanggung luka masa lalu kita juga. 

Posted on 04/08/2021 Home, Rabbit Hole's Article 0 87

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.