Mengenalkan Anak Tentang Kebutuhan dan Keinginan

Mengenalkan Anak Tentang Kebutuhan dan Keinginan

Menurut saya, salah satu hal yang penting diajarkan ke anak sejak dini adalah : membedakan kapan ia mau dan kapan ia butuh. Kenapa? Agar ia nantinya bisa mengambil keputusan secara tepat. Karena hidup kan pada akhirnya tentang mengambil keputusan demi keputusan, bukan? Anak-anak yang sudah dibiasakan berpikir untuk tahu perbedaan 'mau' dan 'butuh' juga nantinya tidak akan menjadi anak yang sedikit-sedikit ngambek / marah karena permintaannya untuk membeli mainan baru atau dibelikan makanan tidak dipenuhi orang tuanya. Belum baca penelitiannya lebih lanjut sih tentang hal ini. Namun belajar dari pengalaman dengan Hashfi. Saat ia mau ini dan itu, saya mengajak ia berpikir : "Kamu mau atau butuh yang kamu mau ini?". Dan hasilnya ia jadi bisa sering bilang 'Aku mau ini! Ah.. tapi kan aku gak butuh ya cuman mau aja. Ya udah deh gak jadi'. Atau saat ia bilang 'aku butuh ini', saya sudah percaya dia memang butuh hal tersebut karena ia sudah tahu perbedaan antara 'mau' dan 'butuh'. . Nah bicara soal cerita rakyat, banyak orang tua yang bingung, apakah sebaiknya membacakan cerita rakyat atau tidak? Kalau iya, kapan sebaiknya? Mengingat di cerita rakyat sebenarnya banyak sekali tokoh yang mau mau mau tanpa mementingkan lebih lanjut apakah ia butuh, sebenarnya cerita rakyat bisa menjadi latihan yang bagus untuk anak belajar membedakan 'mau' dan 'butuh'. . Contohnya adalah tentang kancil yang mencuri timun (contohnya itu itu terus

Posted on 03/04/2018 Home, Articles Devi Raissa 0 588

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.