Kuncinya pernikahan? KOMUNIKAS

Kuncinya pernikahan?

KOMUNIKASI.

 

Dan KOMUNIKASI di dalam pernikahan hanya bisa dibangun..

oleh 2 orang.

Dua arah.

Bukan hanya satu orang saja.

Bukan hanya satu arah.

 

Sehingga.. SEBELUM pernikahan dilangsungkan..

hal yang perlu untuk dipastikan adalah:

apakah pasanganku dapat diajak BERKOMUNIKASI?

Apakah KOMUNIKASI kami 'nyambung'?

Apakah aku mau untuk terus bersama BERKOMUNIKASI dengannya seumur hidupku?

Ketika ada tantangan.. apakah kami mau terus SALING berusaha memperbaiki KOMUNIKASI?

 

Bukan hanya sekedar: sama hobi, minat, selera musik, selera makanan, dst.

Namun.. apakah :

kita sama-sama nyaman untuk membicarakan kerapuhan, kegagalan, masa lalu?

ketika sedang terpuruk, pasangan dapat memberikan respon yang membuat kita merasa nyaman, atau justru sebaliknya?

kita dapat berbagi kebahagiaan, tanpa merasa takut pasangan terintimidasi atau iri?

ketika sedang ada konflik.. apakah kita dapat menyelesaikan dengan diskusi & mencari jalan tengah? Atau dibiarkan mengambang begitu saja, sehingga terulang konflik-konflik lain yang serupa?

dst

 

Agar nantinya.. tidak ada:

'Ah aku terus yang berusaha berkomunikasi.. dianya enggak'

'Bagaimana mau berkomunikasi, kalau dianya main HP terus'

'Ah percuma aja dia ga bisa diajak berkomunikasi. Lebih baik diam. Enak gak cape. Ga makan ati'.

 

Karena.. bagaimana anak kita akan belajar berkomunikasi (sebuah kemampuan yang penting untuknya)..

jika sosok terpenting & yang pertama hadir di dalam hidupnya.. tidak dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya?

Posted on 08/03/2022 Home, Rabbit Hole's Article 0 101

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.