"Ada yang bilang.. perempuan & laki-laki itu sama ..."

Istri : ada yang bilang.. perempuan & laki-laki itu sama. Cuman bedanya perempuan bisa hamil, melahirkan, & menyusui. Sisanya sama.

Tapi menurutku enggak. Otaknya aja beda. Yang membuat cara berpikir dan lainnya beda.

 

Suami : iya beda dong. Sebenarnya kan awalnya karena perempuan menuntut KESEMPATAN yang sama. Kesempatan untuk berkarir, melakukan berbagai hal yang tadinya bisa dilakukan laki-laki saja.

Jadi kesempatannya yang sama, iya.

Tapi kalau perempuan & laki-lakinya sama, jelas enggak. Tapi setara.



Aku butuh pasangan.. yang tahu bahwa perempuan & laki-laki itu berbeda.

Sehingga.. ketika perempuan butuh jeda setelah melahirkan atau perasaannya bergejolak ketika menstruasi, misalnya.

Tidak menyepelekan & mengatakan 'ah gitu dong lemah' 'ah cuman cari-cari alasan aja'.

Sebaliknya.. ketika lelaki butuh jeda ketika sedang ada masalah, butuh ke 'gua'nya, bisa memberi waktu & ruang. Dan tidak malah mendesak dengan mengatakan 'aku aja kalau ada masalah langsung diomongin'.

 

Karena.. laki-laki tidak mesti benar-benar tahu apa yang dirasakan oleh perempuan. Tidak akan bisa, malah.

Begitu juga perempuan, tidak akan benar benar tahu apa yang dirasakan laki-laki.

Namun dengan menyadari bahwa perempuan. & laki-laki berbeda.. akan membuka ruang belajar untuk memahami perbedaan itu. Dan akhirnya mencoba untuk mengerti & mencari titik tengah.

 

Begitu juga ketika nantinya punya anak.

Dengan menyadari bahwa perempuan & laki

laki berbeda. Maka akan mengerti, bahwa anak butuh kedua orang tuanya, tidak hanya salah satunya.

Tidak berkata 'ah sama aja.. kan kalau diasuh oleh salah satunya saja gam ada bedanya'.

Posted on 05/19/2022 Home, Rabbit Hole's Article 0 186

Leave a CommentLeave a Reply

You must be logged in to post a comment.